Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

UHO Kendari Tindak Lanjuti Mahasiswi yang Diduga Di-bully, Siapkan Perlindungan dan Pemulihan Psikologis

UHO Kendari Tindak Lanjuti Mahasiswi yang Diduga Di-bully, Siapkan Perlindungan dan Pemulihan Psikologis
Wa Pila, mahasiswi Jurusan Jurnalistik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang menjadi korban bully usai bertemu pihak kampus. Foto: Istimewa. (30/9/2026).

Kendari – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menindaklanjuti persoalan seorang mahasiswi bernama Wa Pila yang mengaku menjadi korban bullying dan ingin berhenti kuliah.

Wakil Rektor I UHO, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, mengatakan pihak kampus baru mengetahui persoalan tersebut setelah informasi mengenai curhatan mahasiswi itu beredar di media sosial.

“Kami juga baru dapat informasinya ini di media sosial. Pak rektor telah perintahkan ke kami untuk mengambil langkah-langkah, terutama perlindungan terhadap korban,” ujarnya kepada Kendariinfo melalui telepon WhatsApp, Rabu (30/9/2026).

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande. Foto: Istimewa.

Menurutnya, UHO Kendari akan mengambil langkah untuk memberikan perlindungan terhadap mahasiswi tersebut, termasuk melakukan pemulihan terhadap kondisi psikologisnya.

Ia menilai persoalan bullying yang dialami mahasiswi tersebut dapat memberikan tekanan psikologis dan berpengaruh terhadap keberlanjutan pendidikannya di UHO Kendari.

“Kami upayakan untuk dilakukan pemulihan psikologinya. Karena ini kan berpengaruh pada tekanan psikologis. Makanya kami arahkan pihak bimbingan konseling dan rencana hari ini mereka sudah mau ketemu,” ungkapnya.

Selain memberikan perlindungan dan pendampingan kepada korban, pihak kampus juga akan menelusuri persoalan bullying tersebut untuk mengetahui kronologi serta pihak-pihak yang terlibat.

Penelusuran itu dilakukan untuk memastikan dugaan perundungan yang dialami mahasiswi tersebut serta menentukan langkah yang akan diambil oleh pihak kampus.

Jika dalam proses penelusuran ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku di lingkungan UHO Kendari, pihak yang terbukti melakukan perundungan akan diproses sesuai aturan.

“Yang jelas akan diproses sesuai peraturan yang ada. Tentu ada sanksi-sanksi, karena peraturan menteri itu jelas ada sanksi bagi pelaku bullying,” pungkasnya.

Sementara itu, mahasiswi korban bully, Wa Pila, mengatakan untuk saat ini dirinya telah ditemui oleh pihak kampus. Menurutnya, dengan pertemuan tersebut membuat dirinya menjadi semangat kembali untuk menjalani perkuliahan.

“Saya sudah menceritakan keluh kesah saya saat berada di kampus dan mereka merespons dengan baik dan saya bersemangat lagi untuk kuliah,” ucapnya di dalam unggahan video di akun TikTok @mu.name_virgo, Rabu (30/9).

Sebelumnya, viral seorang mahasiswi UHO Kendari membagikan curhatannya melalui akun TikTok @mu.name_virgo pada Selasa (29/9). Dalam unggahannya, ia mengungkapkan keinginan untuk berhenti kuliah karena mengaku kerap mengalami bullying di lingkungan kampus.

Dalam unggahan tersebut, mahasiswi itu menuliskan, “mau nyerah, tapi ada janji yang harus ku tepati”.

Viral Mahasiswi UHO Kendari Mengaku Ingin Berhenti Kuliah karena Sering Di-bully

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten