Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Viral Siswi SMP di Buteng Dianiaya 3 Remaja Wanita Usai Pulang Sekolah

Viral Siswi SMP di Buteng Dianiaya 3 Remaja Wanita Usai Pulang Sekolah
Siswi SMP di Buteng dianiaya 3 remaja wanita. Foto: Istimewa.

Buton Tengah – Viral di media sosial seorang siswi SMP di Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng) mengalami tindak pidana penganiayaan oleh tiga remaja wanita saat pulang sekolah, Kamis (30/11/2023).

Ketiga pelaku penganiayaan NH di antaranya SMR (16), WM (15), dan KL (15).

Dalam video yang diterima Kendariinfo, pelajar SMP yang diketahui berinisial NH (14) sedang dianiaya oleh tiga orang pelaku. NH mengalami penganiayaan dengan cara dipukul, ditendang, hingga dibanting ke tanah.

Namun di akhir, salah satu pelaku sempat melerai pelaku lainnya untuk tidak melanjutkan melakukan penganiayaan terhadap korban. Sedangkan kondisi pakaian korban dalam keadaan berantakan usai dianiaya ketiga pelaku.

Kasatreskrim Polres Buteng, Iptu Sunarton membenarkan terjadinya tindak pidana penganiayaan itu. Ia menjelaskan peristiwa itu terjadi di salah satu kebun milik warga di Kecamatan Mawasangka, Kamis (30/11) sekira usai pulang sekolah.

“Penganiayaan saat korban pulang sekolah, korban dicegat oleh ketiga pelaku dan ditarik ke hutan kebun mete kemudian para pelaku melakukan penganiayaan secara bergantian terhadap korban,” ujar Sunarton, Sabtu (2/12).

Sunarton mengatakan penganiayaan secara beramai-ramai itu sambil direkam dengan menggunakan HP milik salah seorang pelaku. Selanjutnya aksi perundungan tersebut berhenti karena dilerai oleh pacar salah seorang pelaku yang datang.

Selanjutnya salah seorang pelaku mengunggah rekaman perundungan tersebut di medsos dan WhatsApp salah satu pelaku.

Baca Juga:  Respons Aduan Pemilik, Polisi Gali Kubur Anjing yang Diseret 3 Remaja dari Motor di Kendari

Tindakan penganiayaan itu, lanjut Sunarton, bermula saat korban bersama 2 temannya sedang antre untuk membeli minyak tanah. Kemudian korban menyampaikan kepada temannya bahwa kalau salah satu pelaku disebut dengan perkataan tak baik.

“Perkataan tersebut didengar oleh salah satu temannya tadi dan disampaikan kepada pelaku,” ungkapnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten