Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

2 Pemuda asal Sultra Ini Telah Backpacker-an Keliling Indonesia Selama Setahun, Kini Berada di Jawa

2 Pemuda asal Sultra Ini Telah Backpacker-an Keliling Indonesia Selama Setahun, Kini Berada di Jawa
Dua pemuda asal Sultra, Ary (kanan) dan Lilin (kiri), yang sedang menjalankan misi bertualang menjelajahi Indonesia. Foto: Istimewa.

Sulawesi Tenggara – Dua pemuda asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama La Ode Ridwan Arisandy atau akrab disapa Ary (26) bersama rekannya Ardianto atau Lilin (29) telah backpacker-an selama setahun di Indonesia. Backpacker-an tersebut diberi nama #MengenalIndonesia.

Setelah menyelesaikan petualangan di Pulau Sumatra, kini keduanya telah tiba di Pulau Jawa atau tepatnya di Provinsi Banten.

#MengenalIndonesia sendiri adalah misi perjalanan mengelilingi daerah-daerah di seluruh Indonesia dengan sistem backpacker untuk mengenalkan destinasi wisata, budaya hingga sejarah dari setiap daerah yang dikunjungi.

Ary mengatakan, hari ini atau pada Kamis (19/1/2023) menjadi peringatan satu tahun mereka meninggalkan Sultra dan memutuskan backpacker-an untuk melihat keindahan Bumi Pertiwi.

“Kami sudah selesaikan Pulau Sumatra mulai dari, Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, hingga ke Lampung,” katanya kepada Kendariinfo, Kamis (19/1).

Kini Ary dan Lilin telah tiba di Pulau Jawa atau tepatnya di Banten dan akan menuju DKI Jakarta untuk melanjutkan misi menyusuri Pulau Jawa. Tak lupa keduanya menceritakan suka duka yang mereka alami saat mengelilingi Pulau Sumatra setahun terakhir.

Menurut Ary dari perjalanan setahun belakangan, mereka banyak mendapat pengalaman suka dan duka. Apalagi keduanya berada jauh dari rumah. Keduanya pun tak putus asa untuk menyelesaikan petualangan #MengenalIndonesia ini hingga selesai.

Baca Juga:  Nikmatnya Kuliner Bali di Warung Betutu Ayam Blangkon

“Kalau sukanya, banyak ketemu orang baru atau keluarga baru, dan ditolong orang saat diperjalanan. Kalau dukanya, kami pernah kecurian barang, dipalak, terdampar di pulau, sakit sampai jarang makan,” imbuhnya.

Sejauh ini pengalaman paling berkesan yang keduanya alami adalah saat diberikan tumpangan kapal untuk menyeberang dari Mentawai ke Padang. Saat itu keduanya kehilangan dompet dan hanya memegang uang Rp150 ribu. Sementara harga tiket kapal adalah Rp120 ribu per orang, walhasil mereka harus melakukan negosiasi dengan ABK kapal hingga akhirnya diperbolehkan naik.

“Kita minta izin sama penjual tiket dan ABK kapal, kemudian cerita sama mereka kalau uang kami tinggal Rp150 ribu dan ATM hilang, lalu sedang keliling Indonesia dengan numpang. Alhamdulillah-nya diberi izin naik kapal tanpa bayar,” jelasnya.

Rencananya Ary dan Lilin akan terus melanjutkan perjalanan hingga mimpi mereka mengelilingi Indonesia bisa tercapai dengan finish di Pulau Papua.

“Kami target sampai tahun 2024 tapi kemungkinan baru akan selesai hingga tahun 2025,” tutupnya.

Bertajuk #MengenalIndonesia, Dua Pemuda Kendari Akan Backpacker-an dari Sabang – Merauke

ADVERTISEMENT

Cerita 2 Pemuda asal Kendari Backpacker-an Keliling Indonesia hingga Tahun 2023

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten