Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Video

Abdikan Diri untuk Daerah, Anak Kampung di Pesisir Konsel Siap Menuju ke Senayan

Sulawesi Tenggara – Seorang anak kampung dari pesisir Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) bernama H. Muhlis memutuskan untuk mengabdikan diri untuk daerahnya dan siap menuju ke Senayan dengan maju bersaing di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pria asal Desa Lambangi, Kecamatan Kolono Timur ini menjadi orang ketiga bakal calon anggota DPD RI yang menyerahkan syarat dukungan pemilih peserta Pemilu 2024 perseorangan DPD RI dengan 4.975 dukungan.

Dalam KI-sahan Podcast, Selasa (3/10/2023). Muhlis yang saat menjadi pengusaha di bidang budidaya tanaman Gaharu menyampaikan bahwa keputusannya untuk maju menjadi DPD RI karena beberapa alasan.

Caleg DPD RI Dapil Sultra, H. Muhlis, S.Si., M.M.
Caleg DPD RI Dapil Sultra, H. Muhlis, S.Si., M.M. Foto: Tim KI-sahan Podcast. (3/10/2023).

“Pertama karena memang cakupannya Indonesia kan. Kemudian saya memilih independen, tidak diintervensi oleh siapapun,” kata Muhlis.

Dia menyebut bahwa selama ini dirinya memang terbiasa berpikir independen karena berlatar belakang sebagai pengusaha, jadi tidak senang jika diintervensi dan tidak leluasa dalam berbuat.

“Tapi asyiknya di DPD RI ini kita bisa mewakili daerah kita untuk bagaimana kita menyinkronkan antara kepentingan daerah dengan pusat, jadi memang DPD ini ada yang mungkin kurang populer dikatakan orang karena memang tidak melepas anggaran, justru ini yang saya senang, betul-betul kita berteriak untuk kepentingan daerah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Video: Penumpang Terjebak saat Mobil Tenggelam di Penyeberangan Laosu

Menurutnya memang dirinya memang semata-mata kembali ke daerah untuk memberikan kontribusi dan tak akan tanggung-tanggung berteriak bagi kepentingan daerah karena tak punya kepentingan pribadi.

“Hari ini untuk DCS (daftar calon sementara) ada 24, saya rasa semua calon ini ya putra-putri terbaik Sulawesi Tenggara lah. Strategi saya, ya saya bukan orang baru di Sulawesi Tenggara, saya lahir dan besar di Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.

Mantan Kepala Desa Batu Putih ini menyebut dirinya juga selama 4 tahun terakhir sebelum pemilihan, dirinya sudah banyak berbuat untuk masyarakat. Salah satunya melalui usahanya yang sudah membantu kurang lebih 10 ribu orang di Sultra.

Penulis: Wira Muhammad Rafli

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten