Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Video

Lukman Abunawas Blak-blakan Maju di Pilgub Sultra: Belum Puas Mengabdi untuk Masyarakat

Kendari – Mantan Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra), Lukman Abunawas mengungkapkan keinginannya untuk kembali mengabdi kepada masyarakat sebagai Gubernur Sultra 2024.

Lukman mengatakan selama menjadi Wagub Sultra periode 2019 – 2023, dirinya masih belum memiliki wewenang penuh dalam hal kebijakan untuk pengabdiannya kepada masyarakat.

“Saya belum puas pengabdian dan membantu masyarakat, maka dari itu saya bertekad maju Gubernur untuk membantu masyarakat,” kata Lukman dalam KI-sahan Podcast beberapa saat lalu.

Ketua DMI Sultra, Lukman Abunawas.
Ketua DMI Sultra, Lukman Abunawas. Foto: Kendariinfo.

Raja Konawe ke-34 ini mengatakan telah menanamkan pada dirinya sejak lama untuk mengabdi kepada masyarakat. Dalam hal ini, Lukman Abunawas ingin mengabdi kepada masyarakat tanpa batas.

“Pengabdian saya tanpa batas di manapun berada. Jika bertugas dengan ikhlas, insyaallah, Allah akan beri hidayahnya,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa LA ini mengungkapkan pengabdiannya kepada masyarakat telah lama dilakukan. Sejak, dirinya masuk di intansi APDN yang saat ini disebut IPDN di Makassar tahun 1976. Terhitung, Lukman Abunawas telah mengabdi sebagai ASN sekitar 42 tahun lamanya.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sultra ini mulai meniti karier pengabdian di tingkat camat, lalu kepala bagian, kepala dinas, bupati, sekretaris daerah, hingga wakil gubernur. Semua itu dilakukannya dengan tekad yang baik untuk pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga:  IKA SMANSA Bagikan 300 Paket Sembako untuk Guru Honorer dan Purna Tugas

“Artinya sepanjang hidup Allah berikan kekuatan, mari kita mengabdikan diri,” ujar dia.

Komitmen pengabdian dalam diri LA cukup kuat. Ia tak ingin menyia-nyiakan waktu yang telah diberikan oleh Sang Maha Pencipta untuk terus bermanfaat kepada masyarakat luas.

“Saya sejak bupati, tidak pernah terima gaji, gaji saya berikan bantu ke beberapa pesantren dan panti asuhan. Gaji pensiun saya wakafkan kepada keluarga miskin. Saya hanya gunakan dari hasil pertanian, perkebunan, dan persawahan. Mari kita manfaatkan potensi dan waktu yang telah diberikan Allah,” ujar dia.

Penulis: Kendariinfonews

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten